Akhirnya aku nangis pelan-pelan sambil peluk bayi yang lagi tidur. Rasanya berat banget jadi orang tua baru yang pengen kasih yang terbaik buat anak, tapi kantong lagi tipis. Dari situ aku mulai cari jawaban: dalam Islam, aqiqah atau lunasi hutang yang didahulukan? Dan pelajaran prioritas hidup apa yang bisa aku ambil dari kejadian ini?
Setelah ngobrol sama beberapa ustadz dan baca-baca, kesimpulan sederhananya: hutang yang sudah jatuh tempo dan mendesak itu didahulukan dibanding aqiqah. Aqiqah sunnah muakkadah (sangat dianjurkan), tapi melunasi hutang adalah kewajiban. Rasulullah SAW sendiri mengatakan bahwa jiwa orang yang berhutang masih “tergantung” sampai hutangnya lunas. Jadi, kalau hutangnya lagi mendesak dan bisa bikin masalah besar (dikejar penagih, bunga numpuk, dsb), lunasi dulu. Aqiqah bisa ditunda sampai kondisi finansial lebih stabil – karena sunnah itu gak ada batas waktu ketat seperti sholat.
Tapi yang bikin aku lega: meskipun ditunda, aqiqah tetep bisa dilakukan dengan cara yang lebih ringan dan bijak. Dan di sinilah aku nemuin solusi yang bener-bener nolong banget: pakai jasa catering aqiqah yang hemat tapi tetep berkualitas.
Kenapa aku bilang hemat? Karena pilihan paketnya fleksibel banget. Gak harus langsung pesen untuk 200 orang. Bisa mulai dari 50-70 porsi dulu, sisanya bagi-bagi ke tetangga atau yatim piatu di lain hari. Jadi budgetnya bisa diatur sesuai kemampuan saat itu.
Terus, praktisnya luar biasa. Aku cuma WA, kasih jumlah tamu, pilih menu (sate, gulai, tongseng, sop buntut, nasi box), bayar DP kecil, sisanya pas hari H. Gak perlu ke pasar, gak perlu repot masak, gak perlu sewa tenda atau cari tukang masak. Semua ditangani tim mereka. Buat orang tua baru yang masih capek-capeknya, ini penyelamat jiwa.
Soal halal, tenang aja. Mereka punya sertifikat halal MUI, proses penyembelihan sesuai syariat, dan transparan – bahkan bisa minta video kalau mau. Jadi gak ada rasa was-was “ini beneran halal gak ya?”.
Higienis juga jaminan. Dapur mereka standar food safety, pakai bahan fresh, kemasan vakum, box anti tumpah. Di zaman sekarang yang kesehatan nomor satu, ini penting banget. Aku gak mau tamu pulang sambil bawa penyakit gara-gara makanan gak bersih.
Dan yang paling aku suka: bisa antar langsung ke rumah di Tangerang! Mereka dateng tepat waktu, taruh di meja, beres. Aku tinggal sambut tamu, doain anak, dan nikmatin momen. Gak ada drama macet jemput catering atau panas-panasan di dapur.
Dari pengalaman itu, aku belajar prioritas hidup yang bener-bener nyata:
- Kewajiban (hutang, nafkah keluarga) didahulukan sebelum sunnah.
- Sunnah tetep bisa dijalankan dengan cara bijak, gak harus langsung maksimal.
- Rezeki itu datang kalau niatnya benar dan sabar.
- Kadang “tunda” justru bikin berkah lebih besar – karena kita belajar bersyukur dan mengatur keuangan lebih baik.
Jadi, kalau kamu lagi di posisi serupa – anak baru lahir, pengen aqiqah tapi kondisi keuangan lagi ketat – tenang dulu. Lunasi yang mendesak, lalu rencanakan aqiqah dengan bijak. Dan kalau butuh yang praktis, halal, higienis, serta antar rumah, jangan ragu pakai jasa yang terpercaya.

